phone: +62 85 6160 1922
e-mail: monliev@iresolusi.com
Showing posts with label galau. Show all posts

AKU



Aku berjalan ditengah malam buta
Pergi mencegah matahari tumpah
“Esok itu milikku”
Maka kau tak perlu terburu-buru bangun
Untuk melingkari rutinitasmu sepanjang hari
Rancanglah liburan terbaik yang pernah ada
Bianglala terindah atau mata bulat kekasihmu; Aku
Ini cukup mudah
Kau hanya perlu tambahan mimpi
.
“Esok itu milikku
Biarkan itu milikku”
Lukisan purnama penggantinya
Kuhias dengan seribu puisi
Nanti, akan kuceritakan juga
Tentang rasa memeluk matahari
Dewata Cengkar pasti memendam iri
.
“Ini milikku..
Esok itu milikku


Biarkan itu menjadi milikku”
.
Namun, seseorang telah menghakimi
Prasangka terburuknya,
Menyudahi ulah mimpi-mimpiku
Aku tak mungkin berlari,
Langkahku pasti terhenti
Memudar merahku..
Pecahan matahari tercerai kesegala arah
Seluruh penjuru penduduk bumi mendapatkannya.
.
“Esok itu milikku

Biarkan itu semestinya milikku”
Lalu kau akan menemukan aku
Pada lembar kehidupan yang lain
Yang terpahat bagai relief-relief
Dimana garis-garis akan menyatu
.
Lalu kau akan mendongengkan
Aku; pada anak cucumu..
Yang sedang melukis mimpi, matahari
dan rembulan diatas danau tak bertepi

reblog from : http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2013/01/29/aku-529615.html

apapun yang terjadi kita itu keluarga rek..

KKN Kelompok 11 yang bertempat di desa Kademangan. 

Bulan juni tahun lalu (2012) saya terjebak dalam sebuah prahara yang melegenda, sering di sebut kakaen .. hahhaha.
apapun yang terjadi kita itu keluarga rek..
satu kalimat yang masih terlintas di benakku, namun nyatanya apa? aseeemm!! hanya klise belaka, yang namanya pembagian vandel aja gak ada yang mau dateng kog katanya keluarga :( :( :(

NB : janganlah kalian terpesona dengan indahnya KKN, niscaya kalian akan hidup bahagia #ealah #gaknyambung